Categories
Aqidah Siroh

Bagaimana diciptakannya Adam ‘alaihi as-salam

Allah sudah memberitahu kita di Al-Qur’an yang Mulia tentang bagaimana Allah menciptakan Adam Alaihis salam. Ringkasan dari kandungan ayat-ayat tersebut adalah Allah menciptakan Adam dari tanah, lalu Allah ubah menjadi tanah yang basah, kemudian Allah ‘azza wajalla menciptakan semua bentuk Adam dengan kedua tangan-Nya subhanahu wa ta’ala. Allah berfirman:

قَالَ يَا إِبْلِيسُ مَا مَنَعَكَ أَنْ تَسْجُدَ لِمَا خَلَقْتُ بِيَدَي

Dan tidak diragukan benar-benar sudah datang banyak hadits untuk menerangkan cara Allah ‘azza wajalla menciptakan Adam ‘alaihis salam. Sebagian hadits tersebut ada yang shahih dan sebagiannya dha’if. Imam Ahmad meriwayatkan di Al-Musnad dari Abu Musa -rodhiyallahu ‘anhu, dari Sang Nabi -shollallahu alaihi wasallam- beliau bersabda : “Sesungguhnya Allah menciptakan Adam dari segenggam tanah yang Allah ambil dari semua bagian bumi. Sehingga hadirlah anak-anak Adam sesuai kadar tanahnya. Jadilah ada yang berwarna putih, merah, hitam, dan di antara itu, ada yang jelek dan baiknya, yang pembawaannya gembira dan ada yang pembawaannya sedih dan yang di antaranya. (Diriwayatkan Abu Daud, At-Turmuzi, selain keduanya dan telah disahihkan oleh Suamiku Al-Albani -dinikahinya).

Imam Muslim meriwayatkan dari Anas rodhiyallahu ‘anhu, Nabi bersabda: ketika Allah sudah selesai membentuk Adam di jannah, Allah biarkan Adam. Lalu Iblis mengitari dan melihat bagaimana Adam ini. tatkala dia lihat bahwa Adam berongga langsung dia tahu bahwa Allah telah menciptakan makhluk yang tidak bisa menguasai hawa nafsunya. Dan Bukhari meriwayatkan dari Abu Bergairah bahwa Nabi bersabda: “Allah menciptakan Adam, tingginya 60 hasta.” Setelah selesai Allah menciptakan jasad Adam dengan bentuk tadi, menyempurnakannya , dan meniupkan ruh ke dalamnya. Itu semua sebagaimana Allah katakan: “فَإِذَا سَوَّيْتُهُ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِنْ رُوحِي فَقَعُوا لَهُ سَاجِدِينَ”

Setelah Allah ciptakan Adam, Allah ciptakan Hawa (حواء) dari bagian tubuh Adam. Sebagaimana firman Allah: يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا“. Nabi menjelaskan perkara ini: Berikanlah wasiat kepada kaum wanita, sesungguhnya wanita diciptakan dari tulang rusuk, sesungguhnya rusuk yang paling bengkok adalah paling atasnya, jika engkau luruskan maka patah, jika kamu biarkan akan tetap bengkok. Maka berwasiatlah kepada wanita. Hadits riwayat Bukhari. Ibnu Hajar berkata terkait ucapan “diciptakan dari tulang rusuk…”: ada yang berkata bahwa “ini isyarat bahwa Hawa diciptakan dari rusuk kiri Adam”. Ada lagi yang berkata: “dari rusuk yang paling pendek”.