Categories
Tak Berkategori

Metode Nabi Dalam Mendidik Anak

Di dalam karya tulis Muhammad Ali Nashir beliau menyebutkan metode pendidikan Nabi Muhammad shollallahu alaihi wasallam adalah,

1. Terkait dengan keramahan Nabi kepada anak, rasa sayang, dan supelnya nabi kepada mereka.

2. Terkait pendidikan di jalan seperti adab menyebarkan salam, memotong rambut anak, menemani anak kecil ke mesjid.

3. Terkait pengajaran keimanan, sholat, dan mengajarkan Al-Qur’an.

Categories
Nahwu Pesantren Tak Berkategori

Biar Semangat Belajar Nahwu

Masing-masing orang beda-beda pendekatan motivasi untuk belajarnya. Setiap tingkatan mesti perlu motivasi lagi. Begitu terus yang dengan sebab itu dia terus menaiki tangga ilmu.

Motivasi ini bisa dibagi dua, yang pertama motivasi dari luar dirinya, yang kedua motivasi dari dalam dirinya. Atau yang ketiga, motivasi ada dari dalam dan sekaligus juga selalu mendapat motivasi dari luar dirinya. Nah, tulisan ini cuma ngomongin motivasi yang nomor dua. Dan juga tulisan ini gak membahas apa itu motivasi, nggak, karena di bidang kesehatan dan psikologi itu sudah banyak penjabarannya. Rinci. Eeh, kok ilmu kesehatan sih? Oh tentu, karena asalnya psikologi itu kan masuk di dalam bidang kesehatan, cuma sekarang-sekarang saja dipisah jadi bidang ilmu tersendiri mungkin karena pembahasannya semakin luas. ๐ŸŒž

Belajar nahwu itu secara zhahir fungsinya adalah agar kita bisa  membaca Arab gundul dengan benar apa harokat huruf paling ujungnya, kapan dia dibaca dhomah, fathah, atau kasroh atau sukun. Sejauh pengetahuan saya, masalah pengharokatan huruf akhir ini gak bisa digantikan oleh pelajaran lainnya.

Kemudian dari belajar ilmu nahwu kita dikasih tahu satu kata dalam kalimat itu punya jabatan sebagai apa. Subjek kah? Objek kah? Predikat kah? Atau lainnya. 

Poin penting sbb versi saya:

  1. Mampu membaca kitab berbahasa arab. Belajar nahwu dan shorof itu cara untuk mampu membaca kitab berbahasa Arab.
  2. Untuk memahami Al-Qur’an dan hadits nabi. Mahir bahasa Arab adalah salah satu syarat untuk bisa memahami Al-Qur’an dan Hadits Nabi.
  3. Mempertajam akal.Nahwu bisa menata logika dan ketelitian pembelajar.
  4. Meringkas belajar satu per satu arti kata. Shorof memudahkan memahami puluhan variasi kata yang belum pernah ditemukan sebelumnya oleh pembelajar.
  5. Motivasi lainnya bersifat ukhrowi maupun duniawi.
Categories
Tak Berkategori

Terbolak-Balik

Sungguh saat ini orang orang kebanyakan terbolak balik dalam hal pengidentifikasian terhadap salah dan benar, penilaian terhadap mulia tidak mulia, penilaian dalam penting dan tidak penting, penilaian orang alim dan bukan Alim.

Sungguh sekarang (atau mungkin sebenarnya telah berproses sejak zaman dulu akan tetapi semakin ke belakang semakin besar semakin lebar celahnya) orang-orang berilmu di saat saat ini seakan tidak diperdulikan , tidak di jadikan tempat mengambil nasehat, dikerdilkan, dijelekkan, diabaikan.

Sungguh perhatian khalayak umum justru kepada orang yang jelek, entah apakah itu seorang tukang dusta, produsen hal-hal yang membuat lalai, dan sebagainya sangat banyak jika harus disebutkan satu demi satu.

Sungguh kita menjadi saksi mata kebenaran sabda Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, ketika beliau diriwayatkan bersabda

ูู„ุงูŽ ูŠุฃู’ุชูŠ ุฒูŽู…ูŽุงู†ูŒ ุฅู„ุงู‘ ูˆุงู„ุฐููŠู’ ุจูŽุนู’ุฏูŽู‡ู ุดูŽุฑู‘ ู…ูู†ู’ู‡

Atau hadits lain tentang tokoh yang akan hidup penuh dengan kenyamanan di akhir zaman yaitu Luka’ bin Luka’ (ู„ูƒุน ุจู† ู„ูƒุน).

ู„ูŽุง ุชูŽู‚ููˆู…ู ุงู„ุณู‘ูŽุงุนูŽุฉู ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูŽูƒููˆู†ูŽ ุฃูŽุณู’ุนูŽุฏูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ุจูุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ู„ููƒูŽุนู ุจู’ู†ู ู„ููƒูŽุนู โ€œ

โ€œHari kiamat tidak terjadi hingga manusia yang paling bahagia di dunia ialah Lukaโ€™ bin Lukaโ€˜.โ€ Hadits Riwayat Tirmidzi dengan sanad dishahihkan Syaikh Al-Albani.

Luka’ bin Luka’ adalah ibarat untuk seorang yang bodoh, hina, dan tercela.

Mispersepsi Ahli Khutbah Disamakan Dengan Ahli Ilmu

Hal pertama yang teringat adalah ucapan Abdullah bin Mas’ud:

ู‚ุงู„ ุงู„ุตุญุงุจูŠ ุงู„ุฌู„ูŠู„ ุนุจุฏู ุงู„ู„ู‡ ุจู’ู†ู ู…ูŽุณู’ุนููˆุฏู ููŠ ุฒู…ู† ุงู„ุตุญุงุจุฉ -ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ ุนู†ู‡ู…-: “ุฅูู†ู‘ูŽูƒูู…ู’ ูููŠ ุฒูŽู…ูŽุงู†ูุ› ูƒูŽุซููŠุฑูŒ ููู‚ูŽู‡ูŽุงุคูู‡ู -ุฃูŠ ุนู„ู…ุงุคู‡- ู‚ูŽู„ููŠู„ูŒ ุฎูุทูŽุจูŽุงุคูู‡ูุŒ ู‚ูŽู„ููŠู„ูŒ ุณูุคู‘ูŽุงู„ูู‡ูุŒ ูƒูŽุซููŠุฑูŒ ู…ูุนู’ุทููˆู‡ูุŒ ุงู„ู’ุนูŽู…ูŽู„ู ูููŠู‡ู ู‚ูŽุงุฆูุฏูŒ ู„ูู„ู’ู‡ูŽูˆูŽู‰ุŒ ูˆูŽุณูŽูŠูŽุฃู’ุชููŠ ู…ูู†ู’ ุจูŽุนู’ุฏููƒูู…ู’ ุฒูŽู…ูŽุงู†ูŒุ› ู‚ูŽู„ููŠู„ูŒ ููู‚ูŽู‡ูŽุงุคูู‡ูุŒ ูƒูŽุซููŠุฑูŒ ุฎูุทูŽุจูŽุงุคูู‡ูุŒ ูƒูŽุซููŠุฑูŒ ุณูุคู‘ูŽุงู„ูู‡ูุŒ ู‚ูŽู„ููŠู„ูŒ ู…ูุนู’ุทููˆู‡ูุŒ ุงู„ู’ู‡ูŽูˆูŽู‰ ูููŠู‡ู ู‚ูŽุงุฆูุฏูŒ ู„ูู„ู’ุนูŽู…ูŽู„ูุŒ ุงุนู’ู„ูŽู…ููˆุง ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุญูุณู’ู†ูŽ ุงู„ู’ู‡ูŽุฏู’ูŠูุŒ ูููŠ ุขุฎูุฑู ุงู„ุฒู‘ูŽู…ูŽุงู†ูุŒ ุฎูŽูŠู’ุฑูŒ ู…ูู†ู’ ุจูŽุนู’ุถู ุงู„ู’ุนูŽู…ูŽู„ู” [ุงู„ุฃุฏุจ ุงู„ู…ูุฑุฏุŒ ุต: 275ุŒ ุฑู‚ู…: 789]

Berkata Sahabat Nabi yang sangat mulia kedudukannya, ‘Abdullah bin Mas’ud dizaman sahabat -semoga Allah meridhoi mereka- Sesungguhnya kalian sekarang berada di suatu zaman yang sangat banyak ahli fiqihnya -yakni ahli ilmunya- dan sangat sedikit tukang ceramahnya, sedikit yang meminta-minta dan banyak yang suka memberi. Amal di zaman ini menjadi penuntun hawa nafsu. Dan akan datang setelah kalian suatu zaman yang sedikit ahli fiqihya, dan sangat banyak tukang ceramahnya, sangat banyak peminta-mintanya dan sangat sedikit yang senang memberi. Hawa nafsu pada zaman itu menjadi penuntun dalam beramal. Ketahuilah! Bagusnya petunjuk (ilmu) di akhir zaman lebih baik dari sebagian beramal.

Tolong perhatikan lekat-lekat faidah yang sangat jelas bahwa tukang ceramah berbeda dari ahli ilmu.

Berapa banyak saat ini tukang ceramah berjubah, tukang ceramah bersorban, orator berpeci, sering turun ke jalan-jalan memimpin demonstrasi yang dia hanya ketua organisasi masyarakat, atau malah ketua perusahaan yang dielu-elukan, dipanggil oleh masyarakat awam dengan gelar Al-Ustadz, Al-Habib, bahkan disematkan label “ulama” yang mana sangat jauh profil mereka dari ulama.

Sedih hati ini karena kebodohan yang jelas sekali. Ingin jadinya teriak di depan mereka yang tertipu para tukang ceramah itu: “Sadarlah saudara, ulama tidaklah seperti dia!”.

Pergilah ke pondok-pondok pesantren yang banyak terletak di desa-desa jauh dari kota, untuk melihat sosok ulama yang tersisa. Kesibukan mereka beribadah kepada Allah. Kesibukan mereka berkutat meneliti di depan kitab-kitab yang bertumpuk menggunung menutupi wajah mereka. Kesibukan mereka mengajarkan manusia ilmu agama. Kesibukan mereka memberikan ketenangan kepada masyarakat. Kesibukan mereka menjawab pertanyaan yang bertanya. Kesibukan mereka beristinbat dari dalil-dalil agama. dan kesibukan ilmiyah lainnya. Ini baru sosok ulama.

 

Categories
Tak Berkategori

Islam Agama Ilmu, Sob.

Tetiba ketika sedang membuka-buka catatan pelajaran Kaidah Fiqih, pikiran Saya terbang ke sebuah ungkapan yang cukup masyhur di kalangan umum. Kira-kira seperti ini:

Urusan kesehatan saja tidak boleh selain dokter untuk membahasnya, urusan mesin tidak boleh tanya kepada yang tidak ahli mesin, tetapi mengapa pas ngomongin agama, tiba-tiba semua orang menjadi ahlinya?!

Categories
Tak Berkategori

Hadiah Dari Pesantren

Jika Anda bertanya kepada saya sampai saat ini hal apa yang paling besar, paling bagus yang didapatkan dari belajar di pesantren ini maka jawaban saya hal paling besar yang Saya dapatkan dari Pesantren melalui cara Kyai dan jajaran ustadz-ustadznya adalah kesadaran bahwasanya saya ini masih bodoh.

Tidak tahu persis apakah ini memang suatu program apa yang dirancang oleh Kyai atau hanya merupakan efek samping saja. Namun dari segala dinamika yang saya jalani di pesantren dari manisnya, pahitnya, senangnya, susahnya, khususnya dari pelajaran yang dibawakan oleh Kyai dimana beliau sering memberikan pertanyaan secara acak kepada santri-santri dan termasuk yang sering mendapat pertanyaan itu adalah saya namun entah mengapa pertanyaan dari Kyai itu sangat tajam sangat rinci. Meskipun sekilas pertanyaannya mudah akan tetapi jika ditelaah jawaban yang diharapkan adalah sesuatu yang membutuhkan kedalaman berpikir banyak membaca dan memahami persoalan tersebut.

Kemudian yang kedua yang sampai saat ini menjadi anugerah terbesar adalah pemahaman bahwasanya tujuan dari belajar adalah untuk mengamalkan kandungan dari ilmu tersebut. Saya tidak berani mengklaim bahwa Saya memiliki kadar yang besar dari pemahaman ini, namun sudah tertanam di dalam pikiran  saja sudah Alhamdulillah. Dan kemudian menjadi pendorong untuk merealisasikan bahwasanya amalan sholeh adalah buah dari ilmu yang kita pelajari adalah sesuatu keniscayaan tidak bisa di abaikan dan merupakan anugerah yang luar biasa, Alhamdulillah.

Sebanyak apapun seseorang menampung ilmu jikalau dia tidak amalkan bisa tidak bermanfaat. Sebagaimana di dalam salah satu hadis yang berbunyi: 

ูˆ ุงู„ู‚ุฑุขู† ุญุฌุฉ ู„ูƒ ุฃูˆ ุนู„ูŠูƒ

Kemudian disebutkan di dalam Al Ushul Ats-tsalatsah ucapan Imam Al Bukhari padansalah satu bab Kitab Shohihnya:

 ุงู„ุนู„ู… ู‚ุจู„ ุงู„ู‚ูˆู„ ูˆุงู„ุนู…ู„.

Kemudian yang menunjukkan makna ini juga adalah

 ูˆุงู„ุนุตุฑ ุฅู† ุงู„ุฅู†ุณุงู† ู„ููŠ ุฎุณุฑ ุฅู„ุง ุงู„ุฐูŠู† ุขู…ู†ูˆุง ูˆ ุนู…ู„ูˆุง ุงู„ุตุงู„ุญุงุช ูˆุชูˆุงุตูˆุง ุจุงู„ุญู‚ ูˆุชูˆุงุตูˆุง ุจุงู„ุตุจุฑ

Di dalam Surat Al Ashr ini telah menyebutkan bahwa semua manusia adalah rugi keadaannya rugi hanya empat golongan yaitu yang beriman ,orang beriman maksudnya ditafsirkan adalah orang yang mempelajari ilmu agama kemudian setelah dia mempelajari ilmu agama, poin kedua adalah mengamalkan, melakukan amalan yang sholeh.

Oleh karena itu semoga Allah memberikan Kyai dan jajaran ustadz yang mengajar di pondok pesantren waktu luang, kesehatan, dan segala hal lainnya yang membuat mereka bisa terus mengajarkan dan mendidik kami semua.

Semoga kami para santri bisa merealisasikan kesyukuran secara sebenar-benarnya kepada Allah subhanahu wata’ala. 

Categories
Tak Berkategori

Tulisan Ustazah Tahsin Al Quran Bersanad dari Riyadh

When you love any person you will give him all your secrets,,,when you love Quran he will give you all his secrets so you will loved him more he will give you more of his secrets until you found the tasteful and blisssnd let’s you forget all of the bliss on this worlds
๐Ÿ’–๐ŸŒธ๐Ÿ’–๐ŸŒธ๐Ÿ’–๐ŸŒธ๐Ÿ’–๐ŸŒธ
โ€Žุงู„ู„ู‡ู… ุงุฌุนู„ ุงู„ู‚ุฑุขู† ุงู„ุนุธูŠู… ุฑุจูŠุน ู‚ู„ุจูŠ ูˆู†ูˆุฑ ุตุฏุฑูŠ
โ€œO Allah! Make the glorious Qurโ€™an the spring of my heart and the light of my chestโ€.

Categories
Tak Berkategori

Alhamdulillah katsiro

๐Ÿƒ ุงูƒุซุฑูˆุง ู…ู† ู‚ูˆู„ :

Perbanyaklah mengucapkan

๐ŸŒฑ ุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ ูƒุซูŠุฑุงู‹ ๐ŸŒฟ

Alhamdulillaah Katsiiroo

โ ุนู† ุฃุจูŠ ุณุนูŠุฏ ุงู„ุฎุฏุฑูŠ – ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ – ู‚ุงู„ : ู‚ุงู„ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ๏ทบ :

โ€œ ุฅุฐุง ู‚ุงู„ ุงู„ุนุจุฏ : ุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ ูƒุซูŠุฑุงู‹
ู‚ุงู„ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ : ุงูƒุชุจูˆุง ู„ุนุจุฏูŠ ุฑุญู…ุชูŠ ูƒุซูŠุฑุงู‹ โ€

Dari Abu Sa’id Al Khudri -rodhiyallahu ‘anhu- berkata: telah bersabda Rosulullah -shollallahu ‘alaihi wa sallam-:

Jika seorang hamba berkata: “Alhamdulillaahi katsiiroo”, maka Allah -ta’aalaa- berfirman: “Tulislah untuk hamba-Ku “Rahmat-Ku Amat Sangat Banyak”.”

ุงูู†ู’ุธูุฑู’ : ุงู„ุณู‘ูู„ู’ุณูู„ูŽุฉ ุงู„ุตูŽุญููŠู’ุญูŽุฉ (ูกูฃูฃูฅ/ูง)ุŒ ุตูŽุญููŠู’ุญ ุงู„ุชูŽุฑู’ุบููŠู’ุจ (ูกูกูฅ/ูข)

Categories
Tak Berkategori

Ibu

Benar kata pujangga;

Ibu adalah sekolah, apabila engkau mempersiapkannya Engkau telah mempersiapkan sebuah bangsa yang bernasab mulia.

Ibu adalah taman, apabila engkau selalu menyiraminya. Taman itu akan memunculkan tunas begitu indahnya

Ibu adalah guru para guru nan utama Prestasi mereka menyebar ke berbagai penjuru

– Biografi 35 shahabiyah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Categories
Tak Berkategori

ูŠุง ู„ู‡ุง ู…ู† ุฑุญู„ุฉ

ูŠุง ู„ู‡ุง ู…ู† ุฑุญู„ุฉ :-

ุชุจุฏุฃ ู…ู† ุธู‡ุฑ ุงู„ุฃุจ ..
ุงู„ู‰ ุจุทู† ุงู„ุฃู… ..
ูˆู…ู† ุจุทู† ุงู„ุฃู… ..
ุฅู„ู‰ ุธู‡ุฑ ุงู„ุฃุฑุถ ..
ูˆู…ู† ุธู‡ุฑ ุงู„ุฃุฑุถ ..
ุฅู„ู‰ ุจุทู† ุงู„ุฃุฑุถ ..
ูˆู…ู† ุจุทู† ุงู„ุฃุฑุถ ..
ุฅู„ู‰ ูŠูˆู… ุงู„ุนุฑุถ ..

ูˆููŠ ูƒู„ ู…ุญุทุฉ ุชุฑู‰ ุงู„ุนุฌุจ..!

ูˆููŠ ุงู„ู†ู‡ุงูŠุฉ ุชุญุท ุงู„ุฑุญุงู„ ..
ุฅู…ุง ุฅู„ู‰ ุงู„ุฌู†ุฉ ูˆุฅู…ุง ุฅู„ู‰ ุงู„ู†ุงุฑ ..

ุดูŠุฆุงู† ูŠุญุฒู†ุงู† :
ุฑุฌู„ ู„ู… ูŠุฏุฎู„ ุงู„ู…ุณุฌุฏ ุฅู„ุง ููŠ ุฌู†ุงุฒุชู‡
ูˆ ุฅู…ุฑุฃุฉ ู„ู… ุชุณุชุฑ ู†ูุณู‡ุง ุฅู„ุง ููŠ ูƒูู†ู‡ุง .
ูƒู… ู‡ูŠ ู…ุคู„ู…ู‡ ุฅู„ู‰ ู…ุชู‰ ุงู„ุบูู„ุฉ ุŸ !!!
ุญู‚ูŠู‚ุฉ ู…ุฑุฉ :
ูŠุญุถุฑูˆู† ู„ู„ุฏูˆุงู… ููŠ ูˆู‚ุชู‡
ูˆูŠุญุถุฑูˆู† ู„ู„ู…ุทุงุฑ ู‚ุจู„ ู…ูˆุนุฏู‡
ูˆูŠุญุถุฑูˆู† ู„ู„ู…ุณุชุดูู‰ ู‚ุจู„ ุงู„ู…ูˆุนุฏ ุงูŠุถุง
ุซู… ูŠู†ุงู…ูˆู† ุนู† ุงู„ุตู„ุงุฉ ุŒ ูˆูŠู‚ูˆู„ูˆู†
ู…ุดูƒู„ุชู†ุง ู†ูˆู…ู†ุง ุซู‚ูŠู„ !
๏ดฟุจู„ ุชุคุซุฑูˆู† ุงู„ุญูŠุงุฉ ุงู„ุฏู†ูŠุง๏ดพ
ุฏุฑุณ ู„ูŠ ูˆู„ูƒ ูˆู„ู…ู† ุจุนุฏู†ุง