Categories
Al Fushul Fi Siroti Rosul Siroh

Mu’adzinnya Nabi Muhammad Shollallahu ‘alaihi wasallam

Nabi Muhammad memiliki empat muadzin. Bilal bin Robah, (2) ‘Amr bin Ummi Maktum, ada yang menyebutkan bahwa namanya ‘Abdullah. Keduanya tinggal di Madinah, bergantian dalam azan. Kemudian (3) Sa’ad Al-Qurozhi di Quba , dan (4) Abu Mahdzuroh di Mekah. Rodhiyallahu ‘anhum.

Categories
Al Fushul Fi Siroti Rosul Siroh

Anak-anak Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam

Anak-anaknya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam laki-laki maupun perempuan semuanya adalah dari Khadijah binti Khuwailid radhiyallahu ‘anha kecuali Ibrahim rodhiyallahu ‘anhu karena beliau anak dari Mariyah Al-Qibthiyyah radhiyallahu ‘anha.

Anak-anaknya Nabi mereka adalah Al-Qasim rodhiyallahu ‘anhu dan dengan Qosim ini Nabi Muhammad ber-kuniyah juga karena Qosim rodhiyallahu ‘anhu adalah anak yang paling besarnya. Kemudian lahir Zainab radhiyallahu ‘anha, kemudian Ruqoyyah

radhiyallahu ‘anha, kemudian Ummu Kultsum

radhiyallahu ‘anha,¬† kemudian Fatimah radhiyallahu ‘anha.

Kemudian setelah berada di periode sebagai nabi, lahir Abdullah rodhiyallahu ‘anhu dan dijuluki dengan aththoyyib atau atthohir karena beliau dilahirkan dalam Islam ada juga yang menjuluki dengan atau at-thohir ghoiru aththoyyib dan sebagian ulama menshahihkan julukan tersebut.

Kemudian lahir Ibrahim rodhiyallahu ‘anhu dari Mariyah Al-Qibthiyyah Rasulullah dikaruniakan Ibrahim ini di kota Madinah pada tahun ke-8 Hijriyah kemudian Ibrahim rodhiyallahu ‘anhu wafat di usia satu (1) tahun sepuluh (10) bulan. Karena hal inilah Rasulullah bersabda bahwasanya Ibrahim rodhiyallahu ‘anhu di surga memiliki bidadari yang menyusuinya.

Semua anak Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam meninggal mendahului Nabi Muhammad, kecuali Fatimah radhiyallahu ‘anha. Fatimah meninggal tidak lama setelah Nabi Muhammad. Ada yang mengatakan setelah enam (6) bulan ini pendapat yang paling terkenal, ada juga yang mengatakan setelah delapan (8) bulan, ada juga yang mengatakan setelah tujuh puluh (70) hari, ada juga yang mengatakan setelah 75 hari, ada juga yang mengatakan setelah tiga (3) bulan, ada juga yang mengatakan setelah seratus (100) hari, dan ada juga yang mengatakan selain itu semua.

Fatimah rodhiyallahu ‘anha dishalatkan /diimami oleh Ali bin Abi Thalib rodhiyallahu ‘anhu namun ada juga yang mengatakan oleh Abu Bakar rodhiyallahu ‘anhu, namun ini adalah pendapat yang asing janggal

Dan disebutkan hadits bahwasanya Fatimah radhiyallahu ‘anha memandikan dirinya sendiri sebelum datangnya kematian lalu beliau radhiallahu anha mewasiatkan kepada orang yang ada dekatnya agar beliau tidak usah dimandikan lagi setelah kematiannya dan ini pendapat yang sangat aneh sekali.

Karena telah diriwayatkan bahwasanya Ali bin Abi Tholib rodhiyallahu ‘anhu dan Al-‘Abbas rodhiyallahu ‘anhu dan Asma’ binti ‘Umais rodhiyallahu ‘anhu istri¬† Abu bakar as-Shiddiq dan Salma ummu Rafi’ rodhiyallahu ‘anhu mereka semua memandikan Fatimah rodhiyallahu ‘anha dan ini adalah riwayat yang shahih.