Jual Beli Kredit (Baiut Taqsith) Bagian 3

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Kita ketahui dari pembahasan sebelumnya bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam melarang adanya dua akad penjualan dalam satu akad penjualan. Sebagaimana dalam hadits Abu Hurairah Radhiallahu'anhu riwayat Al-Imam At-Tirmidzi nomor 1231 dan yang lainnya dengan sanad hasan. Lalu kita ketahui juga kelemahan riwayat lain dari hadis ini yakni dengan lafazh: (Barangsiapa menjual dengan dua akad penjualan (baca: Dua harga dalam satu akad penjualan) maka boleh baginya mengambil harga terendah dari keduanya atau kalau tidak maka terjatuh dalam riba), dimana Syaikhuna Muqbil Bin Hadi Al Wadi'i menghukuminya dalam Al-Ahaaditshul Mu’allah Zhaahiruhaa Ash-Shihhah (hal 242) sebagaimana riwayat yang Syadz (ganjil) sehingga tidak bisa digunakan sebagai dalil.

Kemudian sudah dilaporkan beberapa penafsiran hadits Abu Hurairah radhiallahu 'anhu dimana kita ketahui dari penjelasan Al-Imam Al-Khaththabi bahwasanya tidak diketahui adanya ulama yang memahami larangan dalam hadis itu berkaitan dengan masalah jual beli dua harga yang sedang kita bahas, yaitu penjual berkata: ‘Saya jual kain ini kepadamu seharga 100 ribu kalau kontan dan seharga 150 ribu kalau dengan penundaan pembayaran (hutang atau kredit)’. Lalu pihak pembeli berkata: ‘Saya beli’ (seraya menentukan cara pembayaran dan harga mana yang dia pilih). Bahkan para ulama membawa maksud hadits tersebut pada kondisi dimana pembeli hanya menyatakan ‘jadi membeli’ tapi tanpa menentukan cara pembayaran dan harga mana yang dia kehendaki.

Adapun kalau sudah ada penentuan maka pendapat yang rajih (lebih kuat) adalah boleh karena sama sekali tidak ada dalil yang melarangnya, sebagaimana tidak diketahui adanya Ulama terdahulu yang memasukkannya dalam larangan melakukan dua akad penjualan dalam satu akad penjualan. Berikut ini jawaban terhadap pembahasan Asy-Syaikh Al-Albani dalam Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah (no. 2326) tentang larangan jual beli kredit atau hutang dengan harga lebih tinggi dibandingkan harga kontan.

Tags: jual beli

Cetak E-mail

0
0
0
s2sdefault

Pondok Pesantren Darul Atsar Al-Islamy

Jl. Pondok, Ds. Banyutengah, Kec. Panceng, Kab. Gresik, Jawa Timur
Telp./WhatsApp/SMS. +62-812-3388-4514