Adab Silang Pendapat (15)

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

KAEDAH KESEBELAS:

TIDAK FANATIK KEPADA GURU

Ibnul Qayyim berkata:

“[...] Dan yang semisalnya adalah fanatik kepada Madzhab, Tarekat, dan Syaikh (guru), serta mendahulukan sebagiannya di atas yang lain dengan hawa nafsu dan fanatisme, serta dikarenakan dia berstatus sebagai pengikutnya, sehingga dia pun menyeru (manusia) kepadanya, mencintai dan memusuhi karenanya, dan menimbang/mengukur manusia dengannya. Semua ini termasuk dakwah-dakwah jahiliyah”.1

Al-‘Allamah Al-Mu’allimi berkata:

“Termasuk wilayah kebatilan yang paling luas adalah bersikap ghuluw (berlebihan) di dalam memuliakan orang-orang yang mulia. Dan di antara senjata pamungkas orang yang ghuluw adalah menuduh setiap orang yang ingin mengembalikannya kepada kebenaran dengan tuduhan bahwa mereka adalah orang yang membenci orang-orang mulia tersebut dan memusuhinya”.2

Catatan Kaki

  1. Zadul Ma’ad fi Hadyi Khairil Ibad (2/431)
  2. At-Tankil Bima Fi Ta’nibil Kautsari Minal Abathil (1/184)

Penulis: Al Ustadz Khaliful Hadi (Mudir Ponpes Darul Atsar, Gresik)

Tags: Adab, Perselisihan

Cetak E-mail

0
0
0
s2sdefault

Pondok Pesantren Darul Atsar Al-Islamy

Jl. Pondok, Ds. Banyutengah, Kec. Panceng, Kab. Gresik, Jawa Timur
Telp./WhatsApp/SMS. +62-812-3388-4514