Salahkah Aku Meminta Ruqyah (6)

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 
هل الرقي من العلاج أم لا ؟

من نظر إلى الأحاديث مثل حديث جابر قال كان لي خال يرقي من العقرب فنهى رسول الله عن الرقى قال فأتاه فقال رسول الله إنك نهيت عن الرقى أو عن أرقي من العقرب فقال من استطاع منكم أن ينفع أخاه فليفعل الحديث رواه مسلم 2199 وغير ذلك من الأدلة وأقوال أهل العلم المتقدم ذكره يرى أن الرقى من العلاج.

Apakah Ruqyah Termasuk Pengobatan Atau Tidak?

Siapa yang memperhatikan hadits-hadits di atas seperti hadits Jabir dia berkata,

"saya punya paman meruqyah karena sengatan kalajengking. Lalu Nabi melarang dari ruqyah lalu beliau datang menemui Rasulullah lalu berkata: ya Rasulullah sesungguhnya engkau melarang meruqyah dan aku meruqyah dari sengatan kalajengking? Lalu Rasulullah berkata, " siapa yang bisa memberikan manfaat kepada saudaranya maka lakukanlah. (HR. Muslim no. 2199) Dan dalil-dalil yang lainnya .

فإذا فهمنا أن الرقى من العلاج فالصبر والتفويض أفضل لمن كان عنده صبر لحديث ابن عباس رواه البخاري ومسلم{{ أن رسول الله أتته امراة سوداء فقالت أني أصرع وأني أتكشف فادع الله لي قال : إن شئت صبرت ولك الجنة وإن شئت دعوت الله أن يعافيك قالت : أصبر .}} وأما حديث " لا يسترقون ... " فلا يخالف هذا ما تقدم من الأمر بالتداوي، فالجمع ممكن بأن التفويض أفضل مع الاقتدار على الصبر كما يفيده قوله " إن شئت صبرت " وأما مع عدم الصبر على المرض وصدور الحرج وضيق الصدر من المرض فالتداوي أفضل، لأن فضيلة التفويض قد ذهبت بعدم الصبر. اهـ من كلام الشوكاني في الدراري ( 2/ 591-592)

Apabila kita memahami bahwa ruqyah itu termasuk dari pengobatan maka bersabar dan bersandar kepada Allah itu lebih baik bagi orang yang memiliki kesabaran berdasarkan hadits Ibnu Abbas riwayat Al-Bukhari dan Muslim bahwa Rasulullah datang kepadanya seorang wanita berkulit hitam lalu berkata, aku terkena ayan dan auratku tersingkap bila kambuh maka doakanlah kepada Allah untukku. Nabi berkata,

"kalau kamu mau bersabar maka bagimu surga dan kalau kamu mau aku berdoa kepada Allah untuk kesembuhanmu. Wanita itu berkata : ‘aku bersabar saja’.”

Adapun hadits mereka tidak minta ruqyah tidaklah menyelisihi perintah untuk berobat maka mungkin dikompromikan bahwa bersandar kepada Allah lebih afdhol kalau bisa sabar sebagaimana perkataan Nabi " kalau kamu sabar..." Adapun kalau tidak bisa sabar maka berobat lebih afdhol karena keutamaan bersandar kepada Allah hilang karena tidak sabar" (diambil dari kalam Asy-Syaukani di dalam Ad-Darari (2/591-592).

Penulis: Al-Ustadz Khaliful Hadi (Mudir Ponpes Darul Atsar, Gresik)

Tags: Ruqyah

Cetak E-mail

0
0
0
s2sdefault

Pondok Pesantren Darul Atsar Al-Islamy

Jl. Pondok, Ds. Banyutengah, Kec. Panceng, Kab. Gresik, Jawa Timur
Telp./WhatsApp/SMS. +62-812-3388-4514